Jumat, 26 Juli 2013

6 Hal Saat Bercinta


Di saat tingkat kepercayaan diri seorang wanita meningkat menjelang berhubungan seksual dengan sang suami, terkadang ada suara-suara, aroma dan perasaan tertentu yang membuat mereka berhenti atau mengurungkan niatnya untuk bercinta. Namun ada beberapa hal yang kerap membuat wanita panik saat bercinta tapi sebenarnya itu normal.

Beberapa hal yang dimaksud dipaparkan langsung oleh sejumlah pakar kesehatan seksual sehingga dapat menjawab kekhawatiran yang dirasakan para wanita ketika menemui hal-hal tersebut saat bercinta dengan suami. Berikut paparannya seperti dirangkum dan dilansir Huffingtonpost, Rabu (24/7/2013).

1. Vagina mengering
Seorang dokter spesialis obstetri/ginekologi dari Yale University, Dr. Mary Jane Minkin mengatakan banyak wanita yang mengalami vagina mengering atau gatal saat bercinta. Faktanya, Women's Health melaporkan bahwa diperkirakan sepertiga wanita muda mengaku mengalaminya.

Tapi menurut jubir FirstResponse, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan lubrikan atau pelumas dan vibrator.

Lain halnya jika vagina mengering ini memberikan beban serius terhadap kehidupan seksual Anda atau membuat Anda tak merasa nyaman seharian (yang biasanya kerap dialami wanita seiring dengan pertambahan usianya), buatlah janji dengan dokter pribadi Anda. Lagipula vagina mengering menyerang begitu banyak wanita, meski mereka jarang membicarakan topik ini dengan dokter-dokter mereka.

2. Hasrat ingin buang air kecil
"Ketika tengah melakukan posisi seks tertentu, normal jika Anda tiba-tiba merasakan hasrat ingin pipis," tandas Amy Levine, seorang pakar seks dan pendiri situs Ignite Your Pleasure.

"Sensasi itu biasanya muncul akibat rangsangan terhadap G-spot, yang pada akhirnya akan berujung pada ejakulasi. Ejakulasi sendiri seringkali keluar dari uretra atau kandung kemih, cairannya berwarna bening dan tidak beraroma," tambahnya.

Meski tidak terjadi pada semua wanita, tapi tidak tertutup kemungkinan bahwa wanita bisa buang air kecil dan orgasme dalam waktu yang bersamaan. Sejumlah wanita biasanya mudah 'kelepasan' buang air kecil saat tertawa, bersin atau orgasme, terutama setelah melahirkan. Para wanita juga kerap kesulitan untuk membedakan datangnya orgasme dan hasrat ingin pipis.

"Wanita yang tidak sering beser tapi merasakan hasrat ingin pipis menjelang orgasme bisa jadi memperoleh 'pesan' yang membingungkan dari bagian tubuhnya yang paling sensitif," terang Levine.

Tapi jika Anda takut hasrat ingin pipis ini muncul saat bercinta, Levine merekomendasikan agar Anda pergi ke toilet dulu sebelum berhubungan seksual.

3. Menjerit
Biasanya menjerit saat bercinta itu ada kaitannya dengan aspek performa pasangan. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011 (hanya difokuskan pada wanita heteroseksual) pun menemukan bahwa 66 persen wanita dilaporkan mengerang saat bercinta untuk mempercepat pasangannya mencapai klimaks. Sedangkan 87 persen mengaku melakukannya untuk meningkatkan kepercayaan diri pasangannya.

Tapi membuat suara-suara berisik juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyuarakan apa yang diinginkan wanita di atas ranjang. Hal ini dirasa penting bagi edukator seks, Patty Brisben karena dapat membantu wanita untuk mencapai orgasme.

4. Kentut
Kentut vagina (vaginal flatulence) tidaklah sama dengan kentut biasa, ini hanyalah udara biasa yang dilepaskan melalui vagina tapi suaranya memang sangat mirip dengan kentut biasa.

Kentut vagina terjadi ketika udara 'terjebak' di dalam vagina tapi karena sulit dicegah, setidaknya menghindari posisi seks tertentu dianggap dapat membantu mencegah munculnya kentut vagina. Berganti-ganti posisi seks diduga dapat meningkatkan peluang terjadinya kentut vagina.

"Namun lebih baik lagi jika tidak mengkhawatirkannya. Toh ini adalah proses alami. Tertawakan saja lalu lanjurkan aktivitas seksual Anda seperti tak terjadi apa-apa," saran Levine.

6. Perhatian mudah teralihkan
Di satu saat Anda menjadi sangat fokus terhadap setiap aktivitas yang dilakukan ketika bercinta, bahkan tak bisa memikirkan hal lain. Tapi di waktu lainnya mendadak Anda bisa kepikiran berbagai hal lain yang tak ada kaitannya dengan seks.

"Para wanita memang dilaporkan mudah teralihkan perhatiannya dengan apa yang terjadi dalam hidup mereka. Mereka kerap penasaran dengan apa yang salah pada diri mereka, misalnya jika mungkin mereka mendadak tak bisa fokus dengan adegan seks yang dilakukan bersama pasangan," jelas seorang terapis seks Resnick Anderson.

Padahal menurut Anderson, wajar bagi seorang wanita untuk mengalaminya. Yang terpenting adalah mereka tak seharusnya terlalu ambil pusing jika hal itu terjadi. Tapi jika masalah distraksi ini menjadi isu yang sering terjadi, sejumlah praktik latihan pemusatan pikiran dapat dilakukan untuk membuat mereka lebih fokus terhadap suatu hal.

7. Sakit kepala saat bercinta
Ini adalah sakit kepala membandel yang terjadi di kepala atau leher ketika gairah seksual tengah memuncak atau nyeri kepala yang muncul secara mendadak bersamaan dengan terjadinya orgasme.

Menurut Mayo Clinic, kondisi ini sebenarnya tak perlu dikhawatirkan tapi jika kerap terjadi secara mendadak itu bisa berarti gejala kondisi yang lebih serius. Misalnya pada situasi-situasi tertentu sejumlah wanita akan mengalami sakit kepala parah saat bercinta yang bisa saja diakibatkan oleh perubahan tekanan darah. Beruntung kondisi ini jarang terjadi tapi setiap wanita yang mengalaminya disarankan untuk segera menemui dokter.

Fakta Seputar Seks, PMS, dan Kehamilan


Mitos mengenai seks, penyakit menular seksual (PMS), atau masa kehamilan pasti sering Anda dengar dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang, mitos-mitos tersebut memang diyakini kebenarannya dan terdengar sangat meyakinkan.

Tapi, tak jarang pula sebagian orang yang justru meragukan kebenaran klaim terhadap mitos tersebut. Dr Vijay Singhal, seorang seksolog di Delhi Sri Balaji Action Medical Institute menjelaskan secara gamblang mitos-mitos terkait seks, PMS, dan kehamilan yang selama ini masih hidup di tengah-tengah masyarakat.

Berikut benar atau tidaknya beberapa mitos tersebut seperti dikutip dari Health Me Up, Kamis (25/7/2013):

1. Bisa hamil meskipun baru pertama kali berhubungan seks

"Kehamilan tergantung pada interval siklus menstruasi selama seseorang berhubungan seks. Jika wanita berhubungan seks di sekitar pertengahan siklus, maka ada kemungkinan dia hamil," kata Dr Vijay. Kemungkinan hamil juga lebih tinggi saat Anda berhubungan seks di puncak siklus menstruasi Anda.

2. Tertular infeksi PMS dari penggunaan toilet

"Tidak, biasanya orang yang memiliki PMS, terdapat hal tidak benar pada sejarah masa lalu mereka sehingga hal yang umum bagi mereka untuk mengatakan bahwa mereka terjangkit infeksi akibat menggunakan kursi toilet. tapi secara teoritis,ini adalah kejadian yang sangat langka," jelas Dr Vijay membantah klaim ini.


3. Minum pil antihamil di pagi hari sama dengan aborsi

Dr Vijay menjelaskan fungsi minum pil antihamil pagi hari yang membedakannya dengan pil aborsi. "Tidak sama. pada dasarnya, minum pil antihamil pada pagi hari tidak memungkinkan fertilisasi atau penyatuan gamet jantan dan betina sehingga tidak ada kemungkinan pembentukan janin. Bahkan jika janin terbentuk, tidak memungkinkan implantasi ke dalam rongga rahim. Jadi ini berbeda dengan pil aborsi," tandas Dr Vijay.

4. Ukuran rata-rata penis yakni 8 inchi

Hal ini tidak benar. Menurut Dr Vijay, rata-rata panjang penis pria saat terangsang yaitu sekitar 5,8 inchi. Pengukuran ini dilakukan dari pangkal batang penis ke ujung penis. Sedangkan, rata-rata ukuran penis manapun saat tidak terangsang yakni 3,5-3,9 inchi.

5. Tidak bisa hamil jika berhubungan seks saat menstruasi

Menurut Dr Vijay, bahkan jika Anda melakukan hubungan seks saat menstruasi, sperma bisa bertahan selama berhari-hari setelah hubungan seks. Berdasarkan konsisi yang berbeda, sperma bisa bertahan selama lima hari dalam tubuh wanita

Inilah Kecelakaan-kecelakaan Seks Tergila yang Pernah Ada


Hubungan intim seharusnya memberikan kesenangan pada pelakunya. Namun karena terlalu brutal dan berlebihan, seks itu juga bisa menyebabkan kecelakaan-kecelakaan tragis yang tak terduga.

Berikut 5 kecelakaan seks tergila yang pernah ada, seperti dilansir Huffingtonpost dan Livescience
1. Penis patah
Sebuah studi menemukan bahwa 50 persen pria dirawat karena penis patah (penile fractures) di University of Maryland dalam 7 tahun terakhir. Penis patah atau fraktur penis memang jarang, tapi kondisi ini benar-benar bisa terjadi. Pada tahun 2001, tercatat ada sekitar 1.331 kasus fraktur penis telah dilaporkan yang dimulai sejak tahun 1935.

Fraktur penis terjadi karena ada tekanan traumatik pada corpus cavernousum, yaitu lapisan silinder dari penis. Corpus cavernousum berisi jaringan ereksi mirip spon yang mengandung darah selama ereksi. Bila ini terjadi, akan terdengar suara sentakan atau retakan dan kemudian penis berubah menjadi hitam dan biru, disertai rasa sakit yang mengerikan, bengkak dan memar, mirip fraktur yang terjadi pada tulang.

2. Tuli gara-gara berciuman
Seorang wanita Tionghoa dilaporkan menjadi tuli di telinga kiri setelah berciuman dengan pacarnya. Ciuman yang brutal diduga membuat pecah gendang telinga bagian kiri.
3. Cupang di leher yang bikin stroke
Seorang wanita di Selandia Baru harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami lumpuh tiba-tiba di bagian kiri tubuhnya. Dokter yang menanganinya menyimpulkan bahwa wanita tersebut mengalami stroke ringan.

Dokter sempat bingung mencari penyebab stroke tersebut hingga akhirnya menemukan memar vertikal kecil di lehernya dekat arteri utama, bekas cupang yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

4. Kondom di dalam paru-paru
Seorang wanita India mengalami batuk persisten dan demam panjang selama 6 bulan. Setelah diperiksa dokter sangat terkejut karena menemukan ada kondom bersarang di paru-parunya. Diduga ia menghirup kondom hingga akhirnya mencapai paru-paru.
5. Penis terjebak di mur
Ini mungkin adalah cara paling gila untuk memperpanjang penis. Demi mendapatkan alat kelamin yang panjang, seorang tukang las di Malaysia memasukkan penisnya ke dalam mur (pasangan baut). Sayangnya, penis pria tersebut mengalami ereksi dan terjebak di dalam mur.

Periksa Infeksi Kelamin harus Bareng Pasangan


Suami istri sudah seharusnya kompak dalam segala hal, termasuk untuk urusan kesehatan. Jika salah satu diketahui kena infeksi kelamin, para ahli selalu mengingatkan untuk bersama-sama periksa supaya tidak seperti main 'ping-pong'.

Fenomena ping-pong sering dijumpai pada infeksi kelamin yang dialami pasangan suami istri. Misalnya saat penyakit kelamin si istri sembuh, giliran suaminya yang sakit karena diam-diam sudah tertular sebelumnya. Suami sembuh, gantian penyakit istrinya kambuh lagi.

Dalam situasi seperti itu, seharusnya pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada yang sakit saja. Risiko penularan sudah bisa terjadi meski belum muncul gejala dan pada saat itu juga masing-masing sudah bisa saling menularkan. Karenanya begitu salah satu terdiagnosis, keduanya harus sama-sama diperiksa.

"Suaminya juga harus periksa. Nggak cuma istri saja. Kalau nggak, ping-pong nanti jadinya," kata Prof Dr Sarlito W Sarwono, M.Psi dari Yayasan AIDS Indonesia saat ditemui di acara Ramadhan YAIDS Talk di Hotel Menara Peninsulla, Jakarta Barat, seperti ditulis Minggu (21/7/2013).

Setelah sama-sama diperiksa, pengobatan juga harus dilakukan berbarengan jika memang dua-duanya terdiagnosis infeksi kelamin. Masing-masing harus sampai tuntas jika tidak ingin infeksinya cuma berpindah-pindah seperti orang sedang main ping-pong.

Prof Sarlito menambahkan, infeksi penyakit kelamin yang dialami istri kadang justru datang dari suami yang memiliki perilaku seks berisiko, misalnya sering gonta-ganti pasangan tanpa pengaman. Prof Sarlito mengatakan, pencegahan terbaik adalah dengan menghindari perilaku tersebut.

Kalaupun tidak bisa menahan diri, risiko penularan masih bisa dikurangi dengan menggunakan kondom sebagai pelindung. Prof Sarlito menegaskan, kondom tidak membuat perilaku itu menjadi benar, tetapi setidaknya akan mengurangi risiko orang lain ikut menjadi korban.

"Urusan dosa ya tetap dosa, masuk neraka ya sama saja nantinya. Tapi setidaknya, dengan kondom orang tersebut tidak ninggalin penyakit di dunia. Kasihan anak istri yang tidak tahu apa-apa kalau sampai tertular juga," kata Prof Sarlito.

Selasa, 23 Juli 2013

Berapa Besar Rata-rata Penis Pria?




INGIN tahu berapa besar rata-rata penis yang dimiliki pria?

Jawabannya ialah 5, 6 inci atau 14, 2 centimeter saat ereksi. Demikian seperti dilansir Journal of Sexual Medicine

Mungkin ini terdengar aneh, tapi memang sesuai hasil penelitian. Untuk mendapatkan hasil penelitian tersebut, peneliti meminta responden untuk mengukur panjang penis saat ereksi di rumah atau ruang privasinya. Para peneliti dibantu para penguji untuk mendapatkan hasil panjang penis yang transparan, yakni menandai setiap ukuran penis tiang yang terdapat ukuran perinci dan centimetes. Para peneliti sendiri membebaskan untuk cara saat penis responden mengukur penisnya, entah dengan berfantasi ataupun dengan oral seks.

Pada hasil penelitian ini, peneliti tak hanya menemukan panjang rata-rata penis sedang ereksi. Tetapi juga menemukan bahwa pria yang melakukan oral seks memiliki ereksi yang lebih besar daripada orang yang berfantasi.

"Mengapa bisa muncul hasil rata-rata penis pada penelitian ini? Sulit untuk menjelaskan kalimat yang mudah dicerna. Pasalnya metode yang digunakan untuk pengukuran ini sama dengan hasil penelitian besar sebelumnya yang berfokus menguji dua jenis kondom. Sehingga Anda tak mendapatkan banyak hubungan dari penemuan ini. Atau bisa dibilang ini hanyalah pemaparan fakta-fakta," ucap  Debby Herbenick, Ph.D penulis penelitian tersebut, sebagaimana dilansir Menshealth.

Meski demikian, kata dia, fakta yang didapatkan pada penelitian sebelumnya semakin memperkuat hasil statistik rata-rata ukuran penis ini. Para peneliti mengatakan bahwa ukuran penelitian mereka konsisten dengan hasil penelitian sebelumnya. Di mana berdasarkan dengan pengujian ukuran penis responden dengan transparan, tanpa ada manipulasi data.

Permainan Lidah Bikin Ciuman Makin Hot




Lidah memainkan peranan penting bagi kenikmatan ciuman. Dengan teknik dan eksplorasi yang tepat, keintiman dengan pasangan pun tak tertahankan. Simak ulasan berikut agar ciuman panas berhasil diciptakan, seperti dilansir Wikihow.

The chew kiss

Langkah awal yang perlu dilakukan ialah menempatkan lidahnya dengan posisi mendalam di mulut Anda. Setelah itu, Anda dapat menggigit bagian belakang lidahnya dengan lembut. Untuk menambahkan sensasi Anda juga bisa menghisap ujung lidahnya. Lakukan secara bergiliran dengan pasangan sehingga satu sama lain merasakan kenikmatan.

The touch kiss

Dalam ciuman ini, Anda dan pasangan hanya menyentuh ujung lidah Anda sementara lidah Anda harus menyentuh mulut bagian luar. Pindahkan lidah Anda di sekitarnya untuk menciptakan kenikmatan.

Harapan Perdana Pria Saat Seks Perdana




BAGI Anda yang kini sedang menanti malam pertama bersama pasangan setelah menikah dan ragu serta tidak tahu apa yang harus dilakukan, ahli seks Tracey Cox membeberkan hal apa saja yang dapat membuat kesan pertama Anda menjadi seksi dan bersemangat.

Malam pertama mungkin menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Khusus untuk wanita, Anda perlu bergerak dengan luwes meski pertama kali dilakukan. Ingat, pria memiliki harapan tertentu saat momen ini. Berikut harapan pria terhadap wanita, seperti dilansir Daily Mail.

- Menjadi aktif. Jangan biarkan hanya dia yang selalu memulai, bergerak, atau berinisiatif terlebih dahulu.

- Tidak memikirkan tubuh Anda. Bersembunyi di bawah selimut, bersikeras mematikan lampu bukanlah hal menyenangkan bagi pria. Bahkan jika paha Anda terlihat seperti kulit jeruk, Anda bercinta dengan pasangan sendiri. Hilangkan segala pikiran negatif tentang tubuh Anda, biarkan dia melihat segala sesuatu untuk pertama kalinya, dan Anda berdua akan merasa lebih baik.

- Tidak stres tentang performanya di ranjang. Bercinta pertama kali bisa menjadi intens dan erotis tapi juga sarat akan perkiraan. Anda berdua gugup dan bersemangat agar bisa bercinta dengan baik, tapi kegugupan wanita lebih mudah disembunyikan daripada pria.